Category: Ubuntu

e-Sword

Perlu dicatat bahwa tutorial ini berdasarkan trial and error dan juga korespondensi dengan Rick Meyers — pengembang aplikasi e-Sword, tetapi sampai sekarang saya belum menemukan adanya masalah dalam penggunaannya. Mengapa menggunakan e-Sword, bukannya di Ubuntu sudah ada Xiphos? Ya, satu-satunya masalah saya dengan Xiphos adalah tidak adanya Alkitab dalam bahasa Indonesia. Jadi saya pakai e-Sword …

Read more »

Share

Meskipun tutorial ini menggunakan Linux Mint 17, saya rasa juga bisa dilakukan di Ubuntu dan distro turunannya. Karena belum ada installer Sabda untuk Linux, maka memasang aplikasi ini di Linux berarti menggunakan Wine. Langkah pertama adalah pasang dan install dulu aplikasi Wine. Saya menggunakan Wine 1.7, bisa dipasang lewat PPA, silakan googling saja. Setelah dipasang, …

Read more »

Share

Ubuntu One adalah salah satu pelayanan Ubuntu yang menawarkan tempat penyimpanan online. Seperti yang sudah diumumkan, bahwa UbuntuOne akan ditutup pada 1 Juni 2014. Yah, meskipun disayangkan, tapi mau bagaimana lagi, ini sudah keputusan bisnis. Selama ini, saya menggunakan UbuntuOne di PC Desktop, Laptop, dan juga di dua HH Android yang saya pakai. Sabtu kemarin, …

Read more »

Share
Posted on: April 15, 2014
Categories: Ubuntu

uGet adalah aplikasi download manager yang bisa dipasang multi-platform, artinya bisa dipasang di Linux dan juga di sistem operasi lainnya. Aplikasi ini bersifat open source, meskipun juga menyediakan yang versi berbayar. Dengan graphic user interface, aplikasi ini jelas lebih menarik dan lebih mudah digunakan, terutama bagi yang masih newbie dengan Linux. Selain itu, aplikasi ini …

Read more »

Share

Akhirnya setelah sekian lama, menemukan cara untuk mengintegrasikan wget dengan Google Chrome. Wget adalah aplikasi download di Ubuntu. Saya lebih senang menggunakan wget karena berbasis text command, sehingga lebih ringan. Kalau untuk integrasi wget di Mozilla Firefox prinsipnya persis seperti yang pernah saya tuliskan di sini. Nah, untuk Google Chrome rupanya membutuhkan sebuah ekstensi tersendiri …

Read more »

Share

Saya pernah menulis tentang memecah dan menggabungkan file di Ubuntu dengan menggunakan perintah teks (CLI), bisa dibaca di sini dan di sini. Nah, bagi yang tidak begitu nyaman dengan perintah teks, dan memilih GUI, bisa menggunakan aplikasi HJSplit. Untuk versi Linux, bisa diunduh di situsnya http://hjsplit.org/linux/ Kita akan mendapatkan file berbentuk tar.gz. Silakan diekstrak saja, …

Read more »

Share

Dengan ukuran ISO file installer Linux sekarang ini, kebanyakan Linuxer memilih membuat Live USB, pastinya lebih praktis. Tetapi ada juga yang memang lebih memilih untuk membuat Live CD/DVD. Nah, bagaimana kita bisa membakar CD/DVD bootable untuk installer Linux. Kalau di Ubuntu – sekarang saya pakai 13.10 – bisa digunakan aplikasi K3b. Sebenarnya ada aplikasi bawaan …

Read more »

Share

Turpial adalah salah satu Twitter client yang bisa dipasang di Ubuntu. Aplikasi dari Venezuela ini kini sudah meluncurkan rilis ketiganya. Turpial dikembangkan dengan bahasa pemrograman Python, dan diklaim oleh pengembangnya bahwa aplikasi ini sangatlah ringan. Untuk memasang Turpial di Ubuntu 13.10, harus melalui PPA. Tinggal bukan Terminal, dan ketikkan perintah-perintah berikut ini. sudo add-apt-repository ppa:effie-jayx/turpial …

Read more »

Share

Hardinfo adalah aplikasi grafis di Ubuntu yang memungkinkan kita mengetahui spesifikasi perangkat keras di komputer. Para veteran Linux tentu saja lebih memilih perintah teks di Terminal untuk mengetahui hal ini. Tetapi siapa tahu Anda membutuhkan versi GUI-nya, bisa memasang aplikasi ini. Kalau lewat Terminal, tinggal ketikkan perintah “sudo apt-get install hardinfo”. Bisa juga dengan Synaptic …

Read more »

Share
Posted on: January 5, 2014
Categories: Ubuntu